Tulisan dibawah sambungan dari bagian 2.

Selama menetap di Mataram, Kalyana dan Ramaditya kerja keras. Pernah membuka warung ber AC namun bangkrut. Untung nya dari Catering Cinta Kalyana tetap berkarya hasilkan uang. Ramaditya bertugas jadi marketing dan berhasil berikan ratusan order. Hingga Kalyana bisa jalan-jalan ke luar negeri. Bebas atur waktu dan bebas berteman serta berkomunitas. Kalyana aktif di komunitas kuliner dan komunitas pelari. Teman akrabnya jadi banyak! Beda jauh dengan di Jawa Timur. Hampir tidak punya teman akrab.

Anak-anak mereka Nisa, Calista, dan Dedik bisa sekolah negeri dan swasta internasional terbaik dengan SPP dan uang masuk yang mahal. Ada satu keponakan yang ikut tinggal bersama. Begitupula Ibu Kalyana ikut tinggal bersama.

Semua SPP sekolah ke empat anak, biaya rumah, listrik, internet, telpon, dan uang belanja rumah semua ditanggung oleh Ramaditya. Bagi Ramaditya itulah kewajibannya. Uang hasil Catering Cinta semuanya milik Kalyana. Ramaditya tidak pernah meminta meski dia berjuang mati-matian untuk marketingin.

Ramaditya juga sering kirim uang membantu kedua orang tuanya. Kadang bantu adiknya juga. Dan kadang kasih uang ke mertuanya. Bagi Ramaditya itu wajib karena kadang mereka membutuhkan. Hal itu sudah diatur dalam agama Islam, perintahnya Allah SWT ujud berbakti kepada orang tua.

Disinilah Kalyana sering protes dan uring-uringan ketika tahu uang Ramditya juga terkirim ke orang tua dan adik-adiknya. Bahkan Ramaditya beri uang untuk mertua (ibunya Kalyana) pun diprotes. Mengurangi jatah uang nafkahnya, gitu alasan Kalyana. Protes nya pun diucapkan ke ibunya sendiri.

Kalyana selalu merasa kurang mendapatkan uang nafkah yang cukup. Ramaditya selalu beri uang (nafkah lahir) ke Kalyana dan suruh dia atur, entah itu namanya uang belanja atau uang nafkah. Bagi Ramaditya, uang yang diberikan ke Kalyana adalah uang nafkah lahir. Selanjutnya dia serahkan ke Kalyana untuk atur.

Kalau merasa kurang, berarti Kalyana tidak cakap atur keuangan. Lha uang catering nya kemana saja? Bisa jalan-jalan keluar negeri, bisa umroh, bisa beli pakaian dan sepatu branded, beli bodycare mahal, bisa selalu nongkrong dengan teman-temannya, gitu kok selalu saja kurang.

Ramaditya memberikan bisnis Catering Cinta ke Kalyana adalah untuk saling bahu-membahu membantu keuangan keluarga. Bukankah itu esensi pernikahan? Saling bekerjasama.

Ramaditya selalu bersyukur, meski perilaku Kalyana seperti itu, dia merasakan:

  1. Memberikan rumah tinggal besar kepada keluarga nya. Kamar tidur mertuanya, anak-anaknya, dan dia bersama Kalyana total 4 kamar semuanya ber AC.
  2. Calista dan Dedik sekolah swasta internasional dengan SPP Mahal. Nisa kuliah di universitas negeri di Mataram jurusan favorit. Keponakannya lulus SMA. Semua biaya ditanggung oleh Ramaditya.
  3. Memberikan kebebasan Kalyana untuk pergi-pergi tanpa didampingi Ramaditya. Pergi keluar negeri, pergi berkomunitas dengan teman-temannya pelari, pergi ke Surabaya untuk jenguk mantan Bupatinya dan nagih-nagih hutang. Meski hati Ramaditya selalu was-was ketika beri izin ke Surabaya.
  4. Kalyana masih punya mobil untuk transportasi. Sedangkan mobil Ramaditya sudah dijual tahun 2014 lalu demi mencukupi keluarga dan bisnisnya. Selama itu sampai 2022 transportasi Ramaditya pakai motor hasil meminjam milik anak buahnya.
  5. Ramaditya bisa bantu kedua orang tuanya dengan kirim uang dan mendampingi ketika mereka sakit dan meninggal dunia pada 2018 dan 2019. Bisa bantu adik bungsu bayar kost dan kuliahnya.
  6. Perusahaannya masih berjalan normal dengan menggaji 6 anak buah.
  7. Menjadi orang tua dan pengayom bagi kedua putri tiri nya, Nisa dan Calista. Selalu ada ketika mereka membutuhkan.
  8. Terkadang membantu bayar hutang nya Kalyana. Entah kenapa bisa berhutang. Berhutang pun tanpa seizin dan tanpa sepengetahuan Ramaditya.

Yang didapatkan Ramaditya adalah beberapa kali permintaan cerai dari Kalyana di medio 2018 – 2019. Alasan Kalyana adalah tidak bisa memenuhi kebutuhan batin Ramaditya. Kalyana merasa kesakitan. Kalyana suruh Ramaditya cari istri lagi yang mampu melayani kebutuhan batin. Namun Ramaditya selalu menolak. Masih banyak jalan menuju Roma kalau hanya untuk memuaskan kebutuhan batin.

Rejeki di Masa Pandemi

Masa pandemi 2020 hingga 2022 cukup memukul keuangan Ramaditya. Perusahaannya drop 40%. Namun syukurnya Ramaditya punya 2 bisnis baru dimasa pandemi yang cukup membantu operasional keluarga. Catering Cinta nya Kalyana mati total, tanpa ada pendapatan sama sekali.

Ramaditya masih mampu memberi nafkah lahir ke Kalyana hingga di masa pandemi dia masih bisa nongkrong dengan teman-temannya. Bisa berwisata naik gunung-gunung di Bali dan di luar Bali bersama teman-temannya. Bisa olah raga lari bersama teman-teman club larinya. Kegiatan melepaskan stres katanya.

Kalyana di masa pandemi juga punya job sering jadi driver untuk ibu tua kaya raya pemilik beberapa villa di Senggigi. Bu Agung namanya. Jika Kalyana pamitan untuk jadi driver, dia dandan cantik dan wangi sekali. Mayoritas menginap semalam atau dua malam.

Kalyana juga berkali-kali pamitan ke Surabaya untuk jenguk mantan Bupatinya dan bertugas nagih-nagih hutang. Ramaditya selalu mengizinkan namun tetap dengan rasa was-was.

SPP kuliah Nisa, SPP Calista, dan SPP Dedik bisa dibayarkan oleh Ramaditya. Pelan namun pasti semuanya tercukupi. BPJS dan semua kebutuhan operasional rumah beres ditanggung Ramaditya.

Pada masa pandemi Ramaditya mengajak Kalyana untuk berbagi. Tiap hari Jumat Ramaditya kasih uang ke Kalyana untuk masak nasi kotak dan dibagikan didepan rumah untuk orang-orang yang membutuhkan. Setahun lebih tiap hari Jumat kegiatan berbagi itu konsisten terlaksana.

Ramaditya mengimani perintah Allah SWT untuk berbagi di kala lapang dan di kala sempit. Masa pandemi memang sempit namun Ramaditya selalu diberikan orderan oleh Allah SWT. Itu rejeki dari Allah SWT.

Akhir 2021 bulan September Calista anak kedua mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri, Jepang. SPP kuliah, kost, dan makan semuanya ditanggung kampus nya. Senilai 400 juta dalam setahun. Alhamdulillah. Semua biaya kursus beasiswa hingga berangkat ke Jepang (tiket pesawat, 14 hari hotel karantina) ditanggung oleh Ramaditya. Kalyana sama sekali tidak ada pendapatan.

Terbongkarnya Perselingkuhan dengan Pria Lain Lagi.

Kalyana wanita temperamental. Ibu dan anak-anaknya sendiri sering mendapatkan amukan kemarahannya. Banyak barang-barang rumah yang pecah dibanting oleh Kalyana. Ibu nya pun pernah dilempar kursi. Sayang nya Ramaditya pas tidak dirumah ketika Kalyana ngamuk.

Suatu ketika Ramaditya pas dirumah ketika Kalyana bertengkar hebat dengan Calista. Pertengkaran di malam hari itu berlangsung beberapa minggu sebelum keberangkatan Calista ke Jepang. Calista protes, “Mama itu lho nggak peduli sama aku, nggak bantu aku mikirin dana, selalu keluar-keluar nggak jelas sama teman-temannya.”

Amukan Kalyana yang sudah lempar-lempar barang rumah dilerai oleh Ramaditya. Daripada banting barang-barang rumah Ramaditya bilang, “Ini lho wajahku, pukul aja sekarang daripada kamu pecahkan barang rumah.” Ternyata dipukul beneran oleh Kalyana, keras sekali hingga kepala Ramaditya pening. Baru kali ini dari 15 tahun pernikahan Ramaditya kena pukulan dari Kalyana.

Hanya Ramaditya, neneknya dan kakaknya Nisa yang memikirkan keberangkatan Calista. Akhirnya September 2022 Calista berangkat ke Jepang melalui jalur Jakarta – Jerman (Eropa). Disana tinggal selama sebulan. Kemudian lanjut terbang dari Jerman ke Jepang. Hal itu dilakukan karena pemerintah Jepang tidak bisa menerima kedatangan warga yang tinggal di zona merah covid yaitu Indonesia. Harus tinggal dulu di negara zona moderat, salah satunya Jerman. Tidak sedikit biayanya dan semua ditanggung Ramaditya.

Calista cukup punya alasan untuk marah ke mamanya, Kalyana. Selama pandemi Kalyana pergi mendaki puluhan gunung di Bali dan luar Bali bersama teman-temannya. Bisa beli gear pendaki yang tidaklah murah. Terakhir gunung paling tinggi Semeru mereka daki. Itupun biayanya dibantu Ramaditya. Pernah Ramaditya marah karena melihat foto di IG temannya Kalyana. Terang saja ngamuk karena melihat Kalyana dipeluk mesra oleh Bondet, teman pria nya yang masih brondong (umur 22 tahun, anak Mataram kuliah kedokteran di Surabaya). Berdesir darah Ramaditya. Kalyana hanya minta maaf.

Bondet ini temannya Kalyana di club pelari. Kemudian satu grup di pendakian gunung. Kalyana sering jodoh-jodohin Nisa (putri pertamanya) ke Bondet bila pas kebetulan Nisa ikut acara lari atau naik gunung.

Tak terasa sudah hampir setahun Calista kuliah di Jepang. Di masa itu pula Kalyana tidur pisah kamar dengan Ramaditya. Alasannya tidak kuat AC. Tulang-tulang Kalyana serasa ngilu ketika kena dingin. Sedangkan Ramaditya tidak bisa tidur bila panas. Hubungan batin masih berjalan normal.

Liburan kuliah tahunan akhirnya Calista pulang ke Mataram atas biaya sendiri ditemani si Michael pacarnya dari Belanda. Ya Calista kerja part time di Jepang dan lumayan besar gajinya. Bulan Juni 2022 Calista pulang namun tidak ingin bertemu mamanya.

Ramaditya bertanya-tanya, kenapa Calista sampai tidak mau bertemu mamanya sendiri ketika di Mataram. Lantas Ramaditya tanya ke nenek, ibunya Kalyana yang selama ini dekat dengan cucunya. Nenek ceritakan bahwa Calista sering lihat Kalyana jalan bareng dengan Bondet. Peristiwa itu membuat Calista stres hingga sering ke psikolog ketika di Jepang.

Keesokan harinya 17 Juni 2022, Ramaditya memanggil Calista dan bertanya. Calista langsung menangis hebat didepan Ramaditya. Sambil terbata Calista bilang:

“Papi, mami (Kalyana) selingkuh dengan Bondet. Aku punya bukti chat mesranya mereka. Waktu itu aku bisa masuk ke HP nya mami dan screenshot. Sebenarnya banyak foto-foto tidak senonoh tapi aku nggak kuat.”

Ramaditya bagai kesambar petir namun berusaha tenang didepan Calista. Lanjut Calista merinci kesaksiannya bahwa Calista sering buntuti maminya dan lihat mereka jalan bareng. Ingin rasanya nabrak mereka dengan motor.

Selanjutnya Calista mengirimkan bukti 2 screenshot chat mesra Kalyana dan Bondet.

Malam harinya Ramaditya ajak Kalyana omong sambil memberikan 2 bukti screenshot tersebut. Kalyana meminta maaf lagi sambil beralasan:

  1. Hubungannya dengan Bondet hanya main-main saja, tidak serius. Kalyana yang salah karena menggodanya duluan.
  2. Hubungan dengan Bondet diakhiri sebelum Calista berangkat ke Jepang. Akibat tekanan dari Calista dan Nisa.
  3. Kalyana terlibat kerjasama investasi dengan Bondet untuk membuka warung di daerah Senggigi. Bondet invest 60 juta untuk warung tersebut. Kalyana yang menjalankan.
  4. Kalyana tidak libatkan cinta dalam hubungan nya dengan Bondet.
  5. Bila omongin cinta, Tomblos adalah cinta sejatinya Kalyana. Namun saat ini Kalyana sudah pisah sama Tomblos. Orang tua dan adik-adiknya Tomblos tahu hubungan asmara itu. Bahkan istrinya Tomblos pun tahu.
  6. Tomblos pernah memberi janji akan menikahi Kalyana suatu saat nanti.
  7. Pernikahan Ramaditya dan Kalyana adalah disuruh dan dibiayai Tomblos. Kalyana disuruh Tomblos cari laki-laki yang mencintainya.
  8. Jalan-jalan ke luar negeri juga dibiayai oleh Tomblos.
  9. Anak-anak dan ibu bisa beli pakaian, makan enak, juga atas bantuan Tomblos.
  10. Tomblos membantu uang kuliah dan kost Nisa (anak pertama) semasa kuliah di sebuah Politeknik Swasta Mahal di Mataram. Hampir ratusan juta keluar.
  11. Kalyana mulai ragu atas cinta nya ke Ramaditya.
  12. Setelah putus dengan Tomblos, Kalyana berusaha memperbaiki hubungan dengan Ramaditya. Meskipun mau muntah ketika melayani hubungan batin, Kalyana terus menjalani.
  13. Kalyana minta maaf ke Ramaditya dan akan keluar dari rumah.
  14. Kalyana titip anak-anak dan ibunya ke Ramaditya. Kalyana akui salah dan belum bisa jadi ibu yang baik buat anak-anak.

Semua pengakuan Kalyana direkam dengan HP oleh Ramaditya. Sebagai bukti. Setelah obrolan hampir 1 jam itu Kalyana pergi ke kamar lain. Ramaditya menghampiri dan memeluknya, mencegah kepergian Kalyana.

Meski hati Ramaditya remuk, dia ingin tetap menjalani sisa hidupnya dengan Kalyana. Sempat Kalyana bertanya kenapa Ramaditya masih menerimanya?

Ramaditya bilang, “Aku sudah terbiasa kamu kecewakan. Terbiasa kamu selingkuhi. Orang tuaku pun pernah kena kasus seperti ini namun mereka melanjutkan untuk tetap bersama sampai akhir hayat. Aku berharap lagi kamu bisa sembuhkan aku.”

10 Juli 2022 adalah liburan Idul Adha. Ramaditya berharap Kalyana ada di rumah. Ternyata Kalyana dijemput oleh temannya untuk pergi nongkrong bersama teman lainnya di Mataram Mall. Langsung Ramaditya bilang ke temannya, “Kalyana saya larang untuk berteman lagi dengan Bondet!”

Rupanya Kalyana tersinggung dengan ucapan Ramaditya. Kalyana anggap Ramaditya cari gara-gara dan mencemarkan nama baiknya. Padahal Ramaditya ingin melindungi hubungan pernikahan mereka.

Kesaksian Selingkuh Dari Anak, Ibu dan Saudaranya Kalyana

Selama seminggu kemudian Kalyana dan Ramaditya terdiam, saling marahan. Tidak bertegur sapa. Tidak ada interaksi. Selama itulah Ramaditya curhat dan obrol bersama ibu mertua, Calista, Nisa, dan kakak serta adiknya Kalyana. Hasilnya?

  1. Ibu mertua akhirnya cerita dan meminta maaf ke Ramaditya bahwa Ibu tahu perselingkuhan Kalyana dan Tomblos sejak dulu kala. Bahkan istri Tomblos meminta Ibu untuk membantu agar sudahi perselingkuhan itu. Kenapa tidak cerita dari dulu? Ibunya masih menginginkan Kalyana dengan Ramaditya dan selalu berdoa agar Kalyana diberikan hidayah.
  2. Kalyana sering meminta Calista dan Nisa untuk mengarang cerita menutupi keberadaannya bila Ramaditya tanya posisinya.
  3. Kalyana masih berhubungan selingkuh dengan Tomblos meski mereka sudah tinggal di Mataram. Terhentinya pas pandemi 2020.
  4. Calista pernah diajak bertemu dengan Tomblos di Surabaya. Kalyana dan Tomblos memesan wine (alkohol). Setelahnya Calista menunggu di kamar hotel tidak menutup pintu hingga pagi. Ternyata Kalyana semalam tidak pulang ke hotel.
  5. Calista dan Nisa sering dipamiti oleh Kalyana ketika mau bertemu dengan Tomblos. Baik itu di Surabaya maupun di Mataram.
  6. Calista sering melihat telponan mesra Kalyana dan Tomblos semasa di tinggal di Mataram.
  7. Calista sering melihat Kalyana menjelek-jelekkan Ramaditya didepan teman-temannya.
  8. Kalyana sering curhat ke Ibunya, adik dan kakaknya bahwa dia berusaha minta cerai ke Ramaditya. Namun selalu mendapatkan penolakan. Kalyana ingin rasakan suami baru.
  9. Nisa (anak pertama) tidak tahu bahwa hubungan Kalyana dan Tomblos itu bersifat perselingkuhan. Karena terbiasa melihat maka Nisa anggap itu hubungan yang wajar saja.
  10. Semua keluarga didoktrin Kalyana bahwa Ramaditya tidak pernah memberikan uang nafkah yang cukup.
  11. Calista diberitahu Kalyana bahwa Tomblos diputus hubungannya karena Kalyana menolak permintaan Tomblos untuk punya anak dari Kalyana. Mungkin medio 2018 – 2019 ini penyebab Kalyana sering minta cerai ke Ramaditya. Mau menikah dengan Tomblos.
  12. Rita bercerita tentang masa lalu Kalyana semasa kuliah. Sering selingkuh juga. Gonta-ganti pacar.

Setelah masa curhat itu pikiran Ramaditya selalu mengolah kejanggalan-kejanggalan kesaksian Kalyana. Hingga dia dituntun oleh Allah SWT menemukan petunjuk, yaitu:

  1. Ramaditya selalu membuat laporan keuangan keluarga. Semuanya baik-baik saja dan memberikan bukti laporan itu ke Nisa, Calista dan kakaknya Kalyana. Bukti bahwa Ramaditya punya tanggungjawab dalam menopang kebutuhan keluarga termasuk sekolah.
  2. Ratusan order catering itu kemana saja uangnya? Namun kenapa Kalyana masih saja berhutang ke Traveloka, dan tempat lain. Yakin uang nya untuk biaya perselingkuhan dan beli-beli barang konsumtif.
  3. Nisa kena prank dari Politeknik Swasta. Kuliahnya terhenti di tahun pertama karena jurusan yang dipilih akhirnya tidak bisa dipenuhi oleh kampusnya. Begitulah efek uang haram dari Tomblos.
  4. Warung hasil investasi dengan Bondet berminggu-minggu PDAM nya macet. Akhirnya bangkrut. Begitulah efek uang haram dari Bondet.
  5. Allah SWT menunjukkan bukti baru perselingkuhan Tomblos dan Aldo melalui laptop Ramaditya sendiri. Ada satu folder dari tahun 2013 tidak pernah kebuka. Ramaditya ingat dulu Kalyana minta transferkan file dari flashdisk ke laptop. Namun file-file itu tidak pernah dilihat oleh Ramaditya.
  6. File-file itu berisi screenshot BlackBerry Messanger percakapan mesra Kalyana dan Tomblos dan foto-foto ketika bersama Aldo pada tahun 2012.
  7. Pamitnya Kalyana ke Surabaya jenguk mantan Bupati dan nagih hutang adalah kebohongan. Itulah waktu Kalyana bermesraan dengan Tomblos.
  8. Pamitnya Kalyana dapat job driver dari Bu Agung adalah bohong. Itulah waktu Kalyana bermesraan dengan Bondet.
  9. Nama bisnis Catering Cinta adalah diambil dari kata-kata mesra Kalyana dan Tomblos.

Bukti screenshot foto-foto itu berada dibawah tulisan ini.

Hidup Ramaditya semakin linglung dan panas dingin. Semua kegiatannya jadi tidak berselera. Ramaditya akhirnya butuh sahabat sekaligus ustad dan dia menceritakan semuanya ke Mas Kartono. Beberapa petunjuk didapatkan untuk melangkah kedepan.

Percobaan Bunuh Diri dan Talak Ketiga Final

Calista dan Michael pamitan untuk keliling Eropa sekaligus berkunjung ke rumah orang tua nya di Perancis. Lantas suatu hari Nisa datang ke kantor Ramaditya sambil menangis dan memeluknya.

Nisa terisak sambil bilang, “Papi, Calista masuk rumah sakit di Perancis, percobaan bunuh diri yang ketiga. Aku di kontak sama Michael. Kata teman kuliahnya di Jepang, Calista sudah lakukan percobaan bunuh diri hingga 2 kali di Jepang. Calista depresi berat.”

Langsung Ramaditya kontak WA ke Michael dan sungguh diluar dugaan ternyata percobaan bunuh diri itu akibat Michael memutuskan hubungan pacar dengan Calista. Michael punya alasan kuat untuk sudahi hubungan itu karena Michael menemukan Calista selingkuh dan tidur dengan pria lain selama di Jepang. Dengan entengnya Calista mengakui itu ketika ditanya Michael.

Hubungan Kalyana dengan Tomblos yang diketahui secara gamblang oleh Calista dan Nisa menimbulkan pemikiran ke anak-anak bahwa selingkuh itu hal yang normal. Anak-anak berkaca pada ibunya sendiri. Calista akhirnya kena batunya bahwa diputus oleh kekasih hati adalah sakit.

Ramaditya suruh Nisa untuk cerita ke Kalyana dan neneknya. Apa adanya bahwa Calista masuk rumah sakit akibat percobaan bunuh diri. Permasalahannya adalah diputus pacar oleh Michael dan depresi akibat ulah Kalyana dan Bondet.

Timbul pertengkaran hebat antara Kalyana dan Nisa. Bahwa selama ini Kalyana dicap salah oleh Nisa. Kalyana tidak tahu diri jadi ‘gundik’ nya Tomblos. Mereka hampir berkelahi namun dipisahkan oleh kakak sepupunya.

Kalyana kontak WA dengan Ramaditya beritahu posisi Calista. Timbul diskusi tentang akar permasalahan dan solusi untuk Calista. Ramaditya suruh Kalyana harus cerita jujur terus terang dan meminta maaf kepada Calista. Beritahukan bahwa langkah Kalyana selama ini keliru besar. Tidak patut dicontoh.

Muncul pula pengakuan Kalyana kepada Ramaditya bahwa hubungan perselingkuhan dengan Tomblos berakhir pada tahun 2019. Kalyana yang mengakhiri karena menolak permintaan Tomblos yang menginginkan bayi/anak dari rahim Kalyana.

Jadi, Kalyana dan Tomblos selingkuh dari tahun 2007 hingga 2019. Itu 12 tahun! Namun Kalyana mengaku tidak berkhianat. Ramaditya ada diantara Kalyana dan Tomblos. Wow!

Semakin yakinlah Ramaditya untuk menjatuhkan talak ketiga final akhiri hubungan pernikahan dengan Kalyana. Dua kali kesempatan sudah diberikan kepada Kalyana namun tabiat selingkuhnya makin parah.

Keputusan Ramaditya untuk menggugat cerai Kalyana ini berdasarkan perintah Allah SWT. Ramaditya tidak ingin menjadi dayuts yaitu laki-laki yang membiarkan kemaksiatan istri dalam rumah tangga. Laki-laki dayuts adalah neraka tempatnya.

23 Juli 2022 sehabis subuh Ramaditya ucapkan talak perceraian dihadapan Kalyana. Rencananya mau ucap talak didepan ibunya. Berhubung Kalyana menolak maka Ramaditya ucap talak sambil merekamnya di HP. Sebagai bukti perceraian secara syariat Islam.

Kalyana memutuskan untuk keluar rumah entah tinggal dimana. Kalyana merasa tidak pantas jadi ibunya anak-anak. Namun Ramaditya tetap meminta Kalyana untuk tinggal dirumah bersama namun beda kamar. Tetap saja Kalyana menolak. Ramaditya tetap meminta Kalyana untuk jalin komunikasi dengan anak-anak. Ramaditya tidak pernah melarang/membatasi Kalyana untuk bertemu anak-anaknya.

Ramaditya memohon ibunya Kalyana untuk tetap tinggal demi merawat Dedik yang masih SD kelas 6. Nisa dan Calista meskipun anak tiri meminta ikut tinggal bersama Ramaditya.

Kepada mereka Ramaditya bilang, “Ibu adalah ibu saya selamanya. Nisa dan Calista adalah anaknya Papi selamanya. Jangan sampai Dedik tahu perpisahan mami papinya. Nanti saja ketika Dedik sudah SMA bisa diberitahu.”

Usai sudah pernikahan 5.475 hari atau 15 tahun yang penuh dengan kebohongan dan perselingkuhan itu. Ramaditya mengalami kerugian materil dan imateril. Sekarang berusaha bersyukur, memaafkan/ikhlaskan, dan berusaha move on. Namun kadangkala linglung.

Tomblos terbukti merusak mental generasi bangsa. Padahal Tomblos abdi negara (PNS), yang saat ini sudah menjadi pejabat tinggi di Jawa Timur. Begitupula Kalyana, Aldo dan Bondet.

Kalyana ini ibarat keledai jatuh dua kali ke lubang yang sama. Hanya manusia bodoh saja yang mengulangi kesalahan yang sama lebih dari sekali.

Selingkuh itu merugi dan sakitnya abadi. #StopSelingkuh. Gimana? Sudah bisa dijadikan film atau sinetron cerita nyata Ramaditya ini? Kontak anti [at] selingkuh.or.id

Bukti Perselingkuhan Kalyana dengan Tomblos

Bukti Perselingkuhan Kalyana dengan Aldo

Bukti Perselingkuhan Kalyana dengan Bondet

 

 

Bagikan Info ini