Kalyana menikah dengan Ramaditya dari 2007 hingga akhirnya jatuh talak 3 pada 23 Juli 2022. Talak 1 terjadi tahun 2009 ketika Kalyana terbukti selingkuh dengan Tomblos. Talak ke 2 terjadi tahun 2012 ketika Kalyana terbukti masih saja selingkuh dengan Tomblos. Talak ke 3 pun alasannya sama, Kalyana terbukti lagi masih selingkuh dengan Tomblos.
Ya, perselingkuhan Kalyana dan Tomblos terjadi dari tahun 2007 – 2019 (12 tahun).
Siapa Tomblos? Ajudan Bupati sebuah daerah di Jawa Timur pada medio 2007 hingga akhirnya diangkat menjadi Pejabat Eselon 2 di Provinsi Jawa Timur pada 2021.

Kalyana PNS selama 14 tahun di daerah Tomblos menjadi ajudan. Tahun 2012 Kalyana keluar dari PNS akibat harus memilih hijrah ke Mataram, tempat tinggal Ramaditya.
Ramaditya terpaksa menjatuhkan talak ke 3 karena Kalyana mengakui bahwa Tomblos adalah cinta sejatinya. Meski bercerai, Ramaditya menginginkan perdamaian hidup dengan Kalyana. Mereka pun masih berhubungan baik hingga sekarang.
Meluncurlah cerita-cerita masa lalu dari mulut Kalyana kisah hubungan perselingkuhannya dengan Tomblos, seorang PNS yang kini menjabat jadi Pejabat Eselon 2 di Provinsi Jawa Timur.
Detail peristiwa selingkuh Kalyana bisa dibaca disini.
Mulai Dekat Ketika Kalyana Janda
Sebelum menikah dengan Ramaditya, Kalyana menjalani pernikahan pertamanya dengan pria Manado. Punya 2 anak, Nisa dan Calista. Tahun 2003 Kalyana mulai menjanda akibat KDRT yang dilakukan pria Manado.
Bapak Kalyana pejabat penting di pemerintahan daerah Kabupaten. Bersahabat baik dengan Bupati waktu itu. Maka wajar jika Kalyana yang PNS waktu itu dekat pula dengan Bupati.
Kedekatan itu mengantarkan Kalyana kenal dengan Tomblos yang menjadi ajudan Bupati. Saat itu Tomblos sudah beristri dan punya 2 anak. Saat ini (2022) Tomblos punya 3 anak.
Tomblos lah yang gencar mendekati Kalyana. Rayuan gombalnya mampu meluluhkan hati Kalyana. Momentum mereka menjadi dekat ketika Kalyana bertemu dengan Tomblos dan teman ajudan wakil Bupati.
Kalyana cerita, Tomblos berkirim pesan lewat BBM (BlackBerry Messanger), “Cie cie ajudan wakil Bupati mulai suka sama Kalyana ya, padahal yang disebelahnya (Tomblos) juga mau.”
Kalyana cantik, Tomblos pun berparas ganteng dan gagah serta pintar berkomunikasi dengan semua orang. Termasuk ke wanita.
Tomblos berpendapat, “Kalyana, kamu itu janda. Cantik pula. Status yang sangat berbahaya mendapatkan godaan dari banyak laki-laki hidung belang dan dapat gunjingan dari masyarakat. Lebih baik mereka semua tahu bahwa kamu dekat dengan aku. Dengan posisiku yang ajudan Bupati, mereka semua segan dan tidak macam-macam mempermainkanmu.”
Itulah akal bulus dari Tomblos, sang laki-laki PNS berjiwa playboy. Ini bukti betapa agresifnya si Tomblos merayu Kalyana. Percakapan ini ada di Blackberry nya Kalyana yang berhasil didapatkan Ramaditya sebagai bukti.

Kalyana juga bercerita, Tomblos juga ketahuan sering terlibat hubungan asmara dengan PNS wanita lainnya. Namun entah kenapa Kalyana selalu tidak berkutik terkena omongan Tomblos yang terkesan berwibawa.
Akhirnya sudah menjadi rahasia umum di kota itu bahwa Kalyana dekat dengan Tomblos. Meski Kalyana sudah menikah dengan Raditya tetap saja masyarakat mengetahui kedekatan mereka.
Kalyana dan Tomblos sering curi-curi waktu untuk bertemu bersama, baik di lokasi rahasia mereka di kantor ataupun keluar kota. Kegiatan inipun masih dilakukan meski Kalyana sudah menikah dengan Ramaditya. Ini bukti pertemuan mereka. Foto-foto ini ada di Blackberry nya Kalyana yang berhasil didapatkan Ramaditya sebagai bukti.


Meski mereka dekat, Tomblos selalu sarankan Kalyana untuk mencari jodoh laki-laki yang selalu cinta mati sama Kalyana. Lebih baik Kalyana dicintai, lebih baik laki-laki itu yang butuh cinta ke Kalyana.
Lantas Kalyana teringat Ramaditya, sahabat sekolahnya yang cinta mati dengannya semenjak SMP dan pernah menjadi mantan nya ketika lulus dari SMA. Tahun 2004, Kalyana inisiatif kontak Ramaditya.
Pernikahan Yang di Sponsori Tomblos
Kalyana cerita ke Ramaditya bahwa pernikahan mereka dulu tahun 2007 salah satu support dana di sisi Kalyana adalah dari Tomblos. Bahkan Tomblos jadi saksi nikah dari pihak Kalyana. Cerita ini mengemuka tahun 2022 ketika Ramaditya memergoki Kalyana selingkuh dengan laki-laki lain (Bondet).

“Cinta sejatiku adalah Mas Tomblos” ungkap Kalyana. Bondet hanyalah iseng-iseng belaka.
Perselingkuhan dengan Bondet ini dibongkar oleh Calista, anak ke 2 Kalyana. Ada chat mesra dengan Bondet dan gambar mesum di HP Kalyana.
Kalyana pun akhirnya mengaku perselingkuhan dengan Tomblos berlangsung dari 2007 hingga 2019. Pengakuan ini akhirnya muncul, terdesak ketika Ramaditya mendapatkan pengakuan awal dari Nisa dan Calista yang menjadi saksi hidup. Kedua anak ini selalu dipamiti oleh Kalyana ketika mau bertemu dengan Tomblos. Bahkan kedua anak ini pernah diajak bertemu dengan Tomblos.
Kalyana bilang ke Ramaditya, “Aku disuruh menikah dengan kamu oleh Tomblos.”
Ramaditya bertanya, “Klo cinta sejatimu Tomblos, kenapa kamu masih menikah dengan aku? Apakah Tomblos dulu menjanjikan akan menikahimu?”
Kalyana menganguk, “Ya, Tomblos memberi janji untuk menikahiku. Aku dan Mas Tomblos masih berstrategi agar dia bercerai dengan tenang dan mulus dengan istrinya. Mas Tomblos bilang bahwa hubungan kita harus diketahui Nisa dan Calista agar nanti mereka tidak kaget dan mulus menerima kita. Tinggal berstrategi untuk anak-anakku, kata Mas Tomblos.”
Pemerintahan Harus Waspada Perselingkuhan oleh Pejabat & Stafnya
Kalyana mengaku sudah mengakhiri hubungan selingkuh dengan Tomblos pada 2019. Kalyana menceritakan alasan berakhir nya ke Calista, anaknya ke 2. Kemudian Calista menceritakan ke Ramaditya, bahwa Kalyana menolak permintaan Tomblos yang menginginkan anak dari hubungan mereka.
Ramaditya sendiri mencoba kepo ke IG nya Tomblos dan menjumpai Tomblos punya anak lagi pada 2020 dari istrinya yang sah. Anak ke 3 yang terpaut jauh usianya dengan anak ke 2.
Kalyana berkomentar, “Ya istrinya diberi anak lagi biar sibuk di rumah dan Mas Tomblos bisa berkelana entah dengan wanita mana lagi.”
Cerita pejabat lain yang berselingkuh juga sering diceritakan oleh Kalyana ke Ramaditya. Pimpinan nya dulu di PNS juga berselingkuh. Malah Kalyana sering dimintain tolong untuk bertemu dan jadi perantara mengirimkan sesuatu. Pada akhirnya wanita selingkuhan nya meninggal dunia karena sakit kanker.
Ada lagi cerita dari ibunya Kalyana yang didengar oleh Ramaditya. Banyak teman-teman nya Bapak yang jadi pejabat juga berselingkuh. Pada akhirnya menikah jadi istri kedua. Ketika tua dan sakit-sakitan, istri kedua itu tidak mau urus. Malah istri pertama yang merawat hingga meninggal dunia.
Pejabat atau staf PNS/ASN mempunyai waktu lebih banyak diluar bekerja ketimbang dengan istri dan anak-anaknya sendiri. Apalagi mereka yang menjabat sudah tidak lagi terikat jam kerja. Waktu mereka untuk melayani masyarakat.
Potensi perselingkuhan sangat besar terjadi.
Pemerintah bila ingin angkat pejabat, jangan hanya testing mereka dengan ujian profesi dan kompetensi. Namun nilai pula pola pikir dan akhlaq nya. Entah bagaimana caranya yang penting goalnya adalah pejabat itu bakal anti korupsi dan anti perselingkuhan. Tidak menjadi penjahat kelamin yang terselubung oleh jabatan.
Secara pekerjaan sebagai pejabat, mereka boleh berprestasi bisa melayani dan membangun masyarakat. Namun ingat pula jangan sampai merusak moral dan mental generasinya.
Perselingkuhan ciptakan kerugian moral yang menjadikan generasi bangsa patah hati dan depresi. Potensi mereka akan hancur seperti kisah Calista yang depresi, 2x coba bunuh diri dan gagal meraih cita-citanya.
